Panggung Budaya Kalteng Hidupkan Kisah Heroik Nyai Balau

Terbit: Desember 10, 2025

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian budaya melalui pertunjukan sendratari “Nyai Balau: Buah Pilu” Tahun 2025, yang digelar di UPT Taman Budaya Kalteng, Sabtu (6/12/2025) malam.

Mewakili Gubernur Kalteng, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Yuas Elko, menegaskan bahwa pertunjukan ini bukan sekadar hiburan, melainkan sarana refleksi sejarah dan nilai-nilai luhur budaya lokal.

“Kita berkumpul bukan hanya untuk hiburan, tetapi untuk menyaksikan refleksi sejarah dan nilai luhur leluhur yang dituangkan dalam gerak, tari, dan drama melalui lakon Nyai Balau: Buah Pilu,” ujar Yuas Elko.

Sendratari ini menceritakan nilai heroisme, keteguhan hati seorang ibu, kasih sayang, dan perjuangan menjaga martabat. Pengangkatan kisah tersebut ke panggung modern menjadi bukti bahwa identitas budaya Kalteng tetap hidup di tengah arus globalisasi.

“Melalui sendratari ini, generasi muda dapat memahami filosofi Huma Betang dan semangat Isen Mulang dengan cara yang indah dan relevan,” tambahnya.

Yuas Elko juga menekankan, pelestarian budaya bukan sekadar menjaga tradisi, tetapi menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.

“Saya berharap panggung terbuka ini terus hidup, berdenyut, dan melahirkan karya yang tidak hanya memukau mata, tetapi juga menyentuh jiwa,” pungkasnya.

Pertunjukan tersebut turut dihadiri Kepala UPT Taman Budaya Kalteng, Wildae D. Binti, serta Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Sias. (Ahaf)