Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman, Capai 3,3 Juta Ton

Terbit: Februari 1, 2026

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan beras nasional dalam kondisi aman menjelang perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan. Saat ini, stok beras nasional disebut mencapai level tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

“Stok kita aman. Stok beras kita 3,3 juta ton dan ini tertinggi sepanjang sejarah. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Amran saat ditemui di sela acara Retreat Bela Negara PWI di Bogor, Jumat (30/1/2026).

Amran menegaskan, ketersediaan beras menjadi perhatian utama pemerintah karena beras merupakan komoditas strategis yang sangat berpengaruh terhadap inflasi dan daya beli masyarakat.

Selain beras, Kementerian Pertanian juga mulai memfokuskan perhatian pada sektor peternakan seiring pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program tersebut diperkirakan akan meningkatkan kebutuhan protein hewani secara signifikan.

“Untuk program MBG, kita membutuhkan tambahan telur sekitar 0,7 juta ton dan daging ayam sekitar 1,1 juta ton. Ini harus disiapkan dari sekarang,” jelas Amran.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Kementan menyiapkan penguatan sektor hulu peternakan, mulai dari pakan, penyediaan Day Old Chicken (DOC), vaksin, hingga infrastruktur pendukung. Pemerintah menargetkan tambahan kebutuhan protein tersebut dipenuhi dari produksi dalam negeri.

Di sisi lain, Amran juga memberi sinyal kesiapan pasokan beras nasional untuk mendukung kebutuhan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

“Yang jelas, berasnya siap,” katanya singkat saat ditanya soal peluang ekspor beras.

Amran menegaskan, di tengah cuaca ekstrem dan ketidakpastian global, ketahanan pangan menjadi fondasi utama stabilitas nasional.

“Kalau pangan aman, negara juga lebih stabil,” pungkasnya. (Ahaf)