Inovasi pembelajaran berbasis teknologi terus dikembangkan di SD Negeri 7 Lanjas, Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah. Melalui mata pelajaran Kecerdasan Artificial (Coding), siswa kelas VI melaksanakan Proyek Aplikasi dengan memanfaatkan platform App Inventor, siswa berhasil mengembangkan aplikasi bertajuk “Kuiz Matematika” yang dirancang untuk membantu berlatih soal matematika secara interaktif dan mudah digunakan.
Guru mata pelajaran Kecerdasan Artificial (Coding) SDN 7 Lanjas, Adhe Putri Agustina, mengatakan App Inventor dipilih karena menggunakan sistem blok kode visual yang ramah anak sehingga memudahkan siswa memahami dasar pemrograman.
“Melalui proyek ini, siswa tidak hanya belajar teknologi, tetapi juga dilatih berpikir logis, bekerja sama dalam tim, dan memecahkan masalah,” ujar Adhe Putri, Senin (9/2/2026).
Dalam proses pengembangan, siswa belajar menyusun desain tampilan aplikasi, membuat tombol navigasi, memasukkan soal-soal matematika, serta mengatur sistem penilaian skor secara otomatis.
“Meski sempat menghadapi kendala teknis, kelompok siswa tersebut mampu menyelesaikan proyek dengan baik melalui diskusi dan kerja sama tim,” ungkapnya.
Aplikasi Kuiz Matematika yang dikembangkan memuat soal pilihan ganda dan dapat menampilkan skor akhir secara otomatis setelah kuis selesai.
“Aplikasi ini diharapkan membuat proses belajar matematika lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa,” tutupnya.
Aplikasi Kuiz Matematika tersebut dikembangkan oleh Kelompok dua, terdiri dari delapan siswa, di antaranya adalah Evangelos Situmorang, Godhan Kindi, Audry Deviola Sinaga, Markochio Putra Alvaro, Michael Gabrian Stefanus, Sarifudin, Putri Aminah Sari, dan Muhammad Bryan Abdullah.
Kegiatan Proyek Aplikasi ini merupakan bagian dari upaya SDN 7 Lanjas dalam menumbuhkan literasi digital sejak dini. Melalui pembelajaran kecerdasan artificial, siswa didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi.
Dengan pembelajaran berbasis proyek, siswa kelas VI SDN 7 Lanjas menunjukkan kemampuan menghasilkan karya digital yang edukatif dan membanggakan. (Ahaf)