Mau Kuliah Gratis? Ini 7 Beasiswa Pemerintah S1 dan S2 yang Dibuka Tahun 2026

Terbit: Februari 5, 2026

Melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S1) hingga Magister (S2) masih menjadi impian banyak anak muda Indonesia. Namun, tingginya biaya kuliah kerap menjadi kendala utama bagi sebagian keluarga.

Kabar baiknya, pada tahun 2026 pemerintah kembali membuka berbagai program beasiswa pendidikan tinggi, baik untuk jenjang S1 maupun S2. Sejumlah program tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga memberikan bantuan biaya hidup hingga kesempatan studi ke luar negeri.

Berikut rangkuman tujuh beasiswa S1 dan S2 dari pemerintah yang dapat dipersiapkan sejak dini oleh calon mahasiswa dan orang tua.

Program pertama adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2026. Beasiswa ini ditujukan bagi lulusan SMA sederajat dari keluarga kurang mampu yang memiliki prestasi akademik. KIP Kuliah menanggung biaya pendidikan penuh dan bantuan biaya hidup selama masa studi. Pendaftaran diperkirakan dibuka mulai awal Februari 2026 dan beriringan dengan seleksi masuk perguruan tinggi.

Selanjutnya ada Beasiswa Unggulan 2026 yang diperuntukkan bagi mahasiswa berprestasi jenjang S1 hingga S3. Beasiswa ini terbuka bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa aktif. Pendaftaran diperkirakan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026 dengan cakupan bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup.

Beasiswa lain yang paling diminati adalah Beasiswa LPDP 2026. Program di bawah Kementerian Keuangan ini mendanai studi S2 dan S3, baik di dalam maupun luar negeri. LPDP menanggung biaya kuliah, biaya hidup, dana penelitian, hingga tiket pesawat dan asuransi. Pendaftaran dibuka dalam beberapa gelombang sepanjang tahun 2026.

Pemerintah juga menyediakan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2026 melalui Kementerian Agama. Program ini menyasar santri, alumni pesantren, dosen, serta pegawai Kemenag untuk melanjutkan studi jenjang S1 hingga S3, baik di dalam maupun luar negeri. Pendaftaran diperkirakan dibuka pada Mei hingga Juni 2026.

Selain itu, terdapat Beasiswa Garuda 2026 yang menyasar siswa SMA berprestasi untuk melanjutkan studi S1 atau D4 ke luar negeri. Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, tiket pesawat, hingga asuransi kesehatan. Pendaftaran diperkirakan berlangsung pada April hingga Mei 2026.

Pemerintah juga membuka Beasiswa ADik (Afirmasi Pendidikan Tinggi) 2026 bagi calon mahasiswa dari wilayah 3T, Orang Asli Papua (OAP), serta anak pekerja migran Indonesia. Beasiswa ini menanggung biaya kuliah penuh serta bantuan biaya hidup bulanan.

Program lainnya adalah Beasiswa Indonesia Maju (BIM) 2026, yang merupakan bagian dari sistem manajemen talenta nasional. BIM menyasar siswa dan mahasiswa berprestasi tingkat nasional maupun internasional untuk jenjang S1 dan S2. Pendaftaran utama diperkirakan dibuka pada Mei hingga Juni 2026.

Pemerintah mengingatkan calon pendaftar agar mempersiapkan dokumen penting sejak jauh hari, seperti sertifikat kemampuan bahasa Inggris, surat rekomendasi, esai motivasi, serta dokumen akademik yang telah dilegalisir.

Dengan persiapan matang dan pemahaman yang baik terhadap persyaratan, peluang meraih beasiswa pemerintah pada 2026 dinilai masih terbuka lebar bagi generasi muda Indonesia. (Ahaf)